DETEKSI24.com – PEKANBARU – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru tahun 2025 ini melaksanakan kegiatan kunjungan lansung untuk perekaman KTP elektronik (KTP-el) di sekolah-sekolah.
Program ini menyasar pelajar yang telah berusia 16 tahun ke atas sebagai bagian dari percepatan penerbitan KTP-el pemula dengan INOvasi yang disebut dengan “PELAJAR KEREN” (Pelayanan Lansung untuk Pelajar Rekam KTP elektronik terencana).
Kegiatan perekaman kali ini berlangsung di beberapa SMA/SMK di Kota Pekanbaru dan mendapat sambutan antusias dari pihak sekolah serta para pelajar.

Dengan membawa peralatan perekaman lengkap, tim Disdukcapil memberikan layanan langsung di elaja, sehingga siswa tidak perlu datang ke kantor Kecamatan atau UPT Disdukcapil.
Sampai saat ini bulan November tahun 2025 perekaman telah dilakukan kunjungan ke 24 Sekolah Tingkat SLTA se-Kota Pekanbaru dengan jumlah siswa yang melakukan perkeman KTP elektronik sebanyak 1.567 siswa.
Kepala Dinas Dukcapil Kota Pekanbaru, Hj Irma Novrita menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pemkot Pekanbaru untuk menghadirkan layanan yang mudah, cepat, dan mendekatkan pelayanan kepada elajaran.
“Program perekaman ke sekolah merupakan strategi efektif untuk memastikan seluruh penduduk, terutama pemilih pemula, memiliki dokumen kependudukan yang lengkap. Dengan elajara, kami mengurangi antrean di Kantor dan membantu siswa memiliki KTP-el tanpa harus meninggalkan aktivitas belajar,” ujar Irma.

Bahkan disdukcapil Kota pekanbaru juga membuat sebuah inovasi dengan membuka Layanan pada hari Sabtu secara rutin dan hari minggu sesuai momen-momen tertentu yang kami sebut dengan “MI SAGU” (Melayani Sabtu Minggu).
Beliau menegaskan bahwa perekaman KTP-el pemula juga penting dalam mendukung data kependudukan yang lebih akurat untuk elajaran, elajaran, bantuan sosial, hingga pelaksanaan pemilu.
Sementara itu, Kepala Bidang Penegelola Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil Pekanbaru, Fristi Muniarty menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan secara terjadwal dan menyasar seluruh sekolah negeri maupun swasta.
“Tim perekaman membawa perangkat lengkap, mulai dari kamera elajaran, fingerprint scanner, iris scanner, hingga perangkat verifikasi. Setiap siswa langsung direkam data biometriknya dan nanti KTP-el akan dicetak setelah mereka berusia 17 tahun”.

Kepala Bidang PIAK juga menambahkan bahwa layanan jemput bola merupakan bagian dari elajaran mewujudkan Tertib Administrasi Kependudukan serta peningkatan cakupan kepemilikan dokumen kependudukan di Kota Pekanbaru.
Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas layanan yang memudahkan siswa, terutama bagi mereka yang belum memiliki kesempatan datang ke kantor Kecamatan.
Para pelajar pun merasa terbantu karena proses perekaman berlangsung cepat dan tidak mengganggu jam elajaran secara signifikan.(*)






