DETEKSI24.COM – PEKANBARU – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Hal ini ditegaskan dengan keikutsertaan jajaran pimpinan dalam kegiatan Kick Off Meeting dan Bimbingan Teknis Penilaian Mandiri (PM) Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi Kementerian Hukum Tahun 2026 secara virtual dari Ruang Rapat Kakanwil, Senin (13/4/2026).
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau, Rudy Hendra Pakpahan, didampingi oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Febri Mujiono, serta Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Dean Satria.
Turut serta dalam barisan virtual para pejabat dan tim asesor yang menangani SPIP di lingkungan Kanwil Kemenkum Riau.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Bagian Pengelolaan Kinerja Biro Perencanaan dan Organisasi, Bramantyo. Dalam laporannya, ia memaparkan pentingnya penyesuaian jadwal pelaksanaan penilaian mandiri guna mengoptimalkan pemetaan maturitas SPIP di seluruh unit kerja Kementerian Hukum.
Puncak acara ditandai dengan pembukaan Kick Off Meeting secara resmi oleh Inspektur Wilayah III, Kurniaman Telaumbanua. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa SPIP Terintegrasi bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif, melainkan instrumen vital untuk memitigasi risiko organisasi dan memastikan pencapaian tujuan instansi secara efektif dan efisien.
Kepala Kantor Wilayah, Rudy Hendra Pakpahan, memberikan atensi khusus terhadap pelaksanaan penilaian ini. “Penyelenggaraan SPIP yang matang adalah kunci dalam menjaga integritas dan performa organisasi. Kami berharap agar seluruh tim kerja di Kemenkum Riau untuk mengikuti bimbingan teknis ini dengan serius,” ujarnya.
“Kita harus memastikan bahwa setiap proses penilaian mandiri dilakukan secara objektif agar mampu menjawab tantangan manajemen risiko ke depan,” tegas Rudy Hendra Pakpahan.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi bimbingan teknis oleh narasumber dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Materi yang disampaikan mencakup overview penyelenggaraan SPIP Terintegrasi serta pendalaman mengenai peran strategis asesor dalam tahapan penilaian mandiri.
Melalui sinergi antara pimpinan dan tim teknis, Kanwil Kemenkum Riau optimis dapat meningkatkan level maturitas SPIP, yang pada akhirnya akan memperkokoh fondasi Zona Integritas di Bumi Lancang Kuning.(*)






