Pembukaan Pelatihan Pendidikan Politik dan Wawasan Kebangsaan oleh Yayasan Malisa Cendikia Riau

Photo: Yayasan Malisa Cendikia Riau menyelenggarakan Kegiatan Pelatihan Pendidikan Politik dan Wawasan Kebangsaan

DETEKSI24.COM – PEKANBARU – Yayasan Malisa Cendikia Riau menyelenggarakan Kegiatan Pelatihan Pendidikan Politik dan Wawasan Kebangsaan yang secara resmi dibuka sekira pukul 08.20 WIB, Senin (09/02/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ballroom UnBread, Jalan Pandu, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, dengan jumlah peserta sekitar ±100 orang.

Pembukaan kegiatan ini dihadiri oleh Plt Gubernur Riau yang diwakili oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Riau, H. Boby Rachmat, S.STP., M.Si., AIFO-P.

Turut hadir Sekretaris Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Andi Baso Indra Paharuddin, S.STP., M.Si., Polda Riau yang diwakili oleh Direktur Intelkam Polda Riau Kombes Pol. Wimboko, S.I.K., M.Si., serta Kepala Subdirektorat Politik Dit Intelkam Polda Riau AKBP Dodi Zulkarnain Hasibuan, S.E., M.H.

Rangkaian kegiatan pembukaan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan doa, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, serta penyampaian laporan Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan.

Dalam penyampaiannya, Sekretaris Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri RI, Andi Baso Indra Paharuddin, menyampaikan bahwa berdasarkan tugas pokok dan fungsi, Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum secara rutin melaksanakan pelatihan pendidikan politik dan wawasan kebangsaan guna memperkuat demokrasi, meningkatkan partisipasi politik, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan.

Disampaikan pula bahwa berdasarkan data terkini tahun 2025-2026, Ditjen Polpum Kemendagri secara aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan serupa dalam rangka memperkuat ideologi Pancasila, meningkatkan partisipasi politik, serta menjaga stabilitas sosial dan politik.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa wawasan kebangsaan menuntut pemahaman terhadap Empat Konsensus Dasar Bangsa, yaitu Pancasila sebagai ideologi, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan bangsa.

Selain itu, pentingnya pemahaman sejarah kebangsaan seperti Sumpah Pemuda 1928, Proklamasi Kemerdekaan Tahun 1945, dan sejarah perjuangan bangsa, serta penanaman nilai-nilai dasar seperti penghargaan terhadap harkat dan martabat manusia, tekad untuk hidup bebas, merdeka, dan bersatu, cinta tanah air, demokrasi, kesetiakawanan sosial, serta cita-cita mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.

Sementara itu, sambutan Gubernur Riau yang disampaikan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Riau menyampaikan apresiasi dan menyambut baik terselenggaranya Kegiatan Pelatihan Pendidikan Politik dan Wawasan Kebangsaan yang ditaja oleh Yayasan Malisa Cendikia Riau.

Disampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman demokrasi, kesadaran akan hak dan kewajiban warga negara, serta menginternalisasi nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Para peserta juga diimbau untuk mengikuti kegiatan dengan seksama agar ilmu yang diperoleh dapat disampaikan dan diterapkan kepada masyarakat luas.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh tamu undangan dan peserta.

Pada pukul 09.25 WIB, kegiatan pembukaan Pelatihan Pendidikan Politik dan Wawasan Kebangsaan secara resmi selesai dilaksanakan. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.(*)

Penulis: KesbangpolRiau.go.idEditor: L.SIREGAR